Oracle Akuisisi Netsuite Seharga $ 9,3 Miliar

oracle akuisisi netsuite untuk perkuat bisnis cloud

Selama bebeapa tahun terakhir, Oracle tengah mencoba untuk beralih dari menjual perangkat lunak yang diinstal pada sistem IT pelanggan korporat sebagai ‘cara lama’ ke sistem cloud yang dapat memberikan layanan tersebut melalui internet. Dengan meng akuisisi Netsuite, salah satu pelopor perusahaan layanan cloud, akan membantu Oracle bersaing dengan pihak seperti Salesforce.com Inc, Microsoft Corp dan SAP AG.

Akuisisi ini akan membantu Oracle memperluas jangkauan layanan dengan cloud ke segmen mid-market, di mana Netsuite sudah memiliki kehadiran yang kuat di segment tersebut.

Oracle Akuisisi Netsuite Senilai USD 9.3 Milyar

Oracle yang sedang memperkuat layanan cloud secara agresif, menghabiskan $ 9,3 milyar untuk akuisisi Netsuite atau senilai Rp. 122 Triliun. Tujuannya adalah agar dapat menjual layanan mereka dengan sistem langganan atau on-demand.

oracle akuisisi netsuite untuk perkuat bisnis cloudKesepakatan, yang diumumkan 28 Juli 2016 tersebut diharapkan dapat ter-realisasi bulan Agustus ini. Hal ini akan memperluas aplikasi cloud pendukung di pasar, menurut Oracle co-CEO Mark Hurd. Selain itu, akuisisi Netsuite akan memberikan jangkauan yang lebih besar dalam ruang pasar menengah, di mana Netsuite adalah pemain penting dalam segmen menengah.

Akuisisi Netsuite ini juga akan mempertemukan dua perusahaan yang sudah memiliki hubungan dekat. Netsuite dimulai oleh Zack Nelson, CEO saat ini yang di tahun 1990-an memimpin upaya pemasaran untuk Oracle. Selain itu, pendiri Oracle, Chairman dan CTO Larry Ellison melalui berbagai entitas memiliki lebih dari 40 persen saham Netsuite, yang berarti kesepakatan bisa menjadi keuntungan finansial.

Optimisme Publik Terhadap Akusisi Netsuite oleh Oracle

Oracle menyatakan bahwa akuisisi Netsuite tidak akan menghilangkan layanan yang sudah ada, semua akan berjalan secara independen setelah transaki akusisi Netsuite tersebut selesai bulan ini.

Bill Kehler seorang Analis di Edward Jones & Co mengatakan, “Netsuite adalah pelopor cloud di dunia dan tetap akan terus bersama Oracle. Saya pikir akuisisi tersebut tetap dalam konsitensi strategi bisnsi jangka panjang kedua perusahaan tersebut”

Senior Presiden sebuah perusahaan riset mengatakan, bahwa berdasar kedekatan hubungan kedua perusahan yang sudah berjalan lama maka tidak mengherankan jika terjadi akuisisi tersebut. Kedua perusahaan tersebut telah berjalan bersama sejak tahun 1998.

Dasar dan Tujuan Pembelian Netsuite

Oracle sedikit terlambat dalam persaingan cloud-computing, karena Ellison awalnya menganggap hal tersebut hanyalah sekedar tren. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan telah bergerak secara agresif untuk membangun kemampuan melalui akuisisi dan peningkatan layanan tersebut, dan eksekutif perusahaan telah mengisyaratkan bahwa jangkauan perusahaan perusahaan telah tumbuh dalam dunia cloud.

Dalam panggilan konferensi bulan lalu untuk membahas keuangan Oracle terbaru, co-CEO Safra Catz mencatat bahwa total pendapatan cloud untuk triwulan ini adalah $ 860.000.000, naik 50 persen dari periode yang sama tahun lalu, dan mengatakan bahwa bisnis cloud Oracle tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan Salesforce dan Workday.

Dalam kesempatan yang sama, Ellison mengatakan bahwa bagian penting dari upaya Oracle dalam software-as-a-service cloud (Saas), Platform-as-a-service (PaaS) dan infrastruktur-as-a-service (IaaS) – semua sedang berkembang pesat, memberinya keyakinan bahwa ia percaya Oracle bisa menjadi perusahaan SaaS pertama yang mencapai US$ 10 miliar dalam pendapatan.

Pelanggan Database Oracle ingin memindahkan aplikasi mereka ke cloud Oracle dan menempatkan database mereka sebagai layanan platform as-a-service dan banyak aplikasi kustom untuk layanan infrastruktur-as-a-service Oracle. Kedua hal ini berjalan bersama, dan Oracle membangun data center generasi kedua, yang diharapkan dapat lebih kompetitif dengan para pesaing, dengan biaya yang lebih rendah, kinerja yang lebih baik, keamanan yang lebih baik, keandalan yang lebih baik daripada pesaing mereka, dan ada permintaan besar untuk itu. Oracle sekarang mulai membawa pelanggan ke dalam lingkungan tersebut, untuk membawa pertumbuhan penting untuk Oracle secara keseluruhan.

Keterlambatan Oracle Akuisisi Nesuite Disayangkan Para Analis

Para analis industri IT mengatakan bahwa akuisisi Netsuite akan menjadi dorongan untuk ambisi bisnis cloud Oracle. Ini akan membuka pasar menengah dan membawa pelanggan Netsuite untuk memakau layanan Oracle, tetapi keterlambatan ini akan akan terus menghantui Oracle, menurut mereka.

Oracle telah berbicara selama beberapa tahun terakhir bahwa mereka ‘punya’ dan siap untuk Cloud, tetapi kenyataannya adalah bahwa mereka mulai terlambat dan berada di belakang pesaing mereka. Oracle dapat membangun, bermitra atau membeli Netsuite untuk membuka jalan mereka ke dalam hal-hal baru, dan karena Oracle terlambat ke pasar Cloud, mereka memang harus membeli Netsuite.

Keuntungan lain untuk Oracle adalah bahwa hal itu akan dapat menambah $ 740.000.000 yang akan menambah pendapatan tahunan lebih banyak lagi untuk mereka. Ini memungkinkan untuk meningkatkan keuangan di seluruh bisnis cloud mereka.

Namun, perbedaan utama antara Oracle dan vendor lain adalah bahwa perusahaan sedang membangun bisnis cloud off database dan perusahaan aplikasi yang yang digunakan oleh perusahaan, sementara yang lain cenderung lebih software-agnostik dalam upaya mereka.

SAP memiliki strategi yang sama dalam menawarkan produk high-end untuk pelanggan yang lebih besar, dan sederhana, juga menyediakan solusi yang lebih murah untuk perusahaan kecil (SAP Business One). Namun, perbedaannya adalah bahwa kedua penawaran produk yang dikembangkan dan portofolio SAP yang lebih low-end tidak memilki segmen yang sama dari pemasaran keterampilan seperti Netsuite. Gabungan Oracle dan Netsuite bisa menimbulkan masalah yang signifikan untuk SAP.

Oleh karena itu akuisisi Netsuite akan menjadi bagus untuk Oracle, dan memberikan peningkatan keyakinan pasar baik terhadap Oracle maupun Netsuite, dan selangkah lagi dengan membeli SAP maka Oracle akan menjadi raksasa berikutnya dalam industri IT.

Hal ini juga dapat terjadi di Indonesia, hanya jika kedaulatan data ditegakkan. Dengan penegakan kedaulatan data maka banyak investor asing akan berkolaborasi dengan perusahaan lokal di Indonesia.