Otomasi Dapat Menghemat Biaya Operasional IT Perusahaan

Otomasi Menghemat Biaya Operasional IT Perusahaan

Penelitian baru menganalisis otomasi yang dapat menghemat biaya operasional IT, menunjukkan peningkatan produktivitas dua digit dan pengurangan biaya operasional IT antara 14 persen dan 28 persen.

Konsultan Outsourcing IT dan sebuah perusahaan riset telah meluncurkan sebuah laporan penelitian baru untuk mengukur penghematan biaya operasional IT dan keuntungan produktivitas dari mengotomatisasi layanan IT.

Otomasi Dapat Menghemat Biaya Operasional IT Hingga 66%

Indeks Otomasi menunjukkan peningkatan produktivitas yang didorong oleh otomasi dapat lebih dari dua kali lipat. Demikian penghematan biaya operasinal yang biasanya berasal dari outsourcing IT. Otomati dapat mengehmat biaya operasional IT berkisar antara 26 persen sampai 66 persen. Ini tergantung pada layanan, 14 sampai 28 persen dari penghematan ini secara langsung terkait dengan otomasi. Penghematan biaya khas dari arbitrase tenaga kerja dan perbaikan proses saja berkisar antara 20 persen sampai 30 persen.

Laporan ini didasarkan pada data biaya dan tenaga kerja dari database ISG yang mencakup perjanjian outsourcing IT dengan nilai kontrak tahunan sebesar $ 10 juta atau lebih dimana otomasi layanan merupakan komponen inti. Indeks adalah salah satu yang pertama untuk mengukur dampak otomasi pada layanan IT.

Teknologi dan platform yang berhubungan dengan otomasi meningkatkan produktivitas karyawan dengan memungkinkan mereka berbuat lebih banyak dengan lebih sedikit usaha. Disamping itu, otomasi dapat mencegah masalah sebelum muncul, menerjemahkan ke biaya yang lebih rendah. Ini dicapai tidak hanya dengan mengurangi jumlah karyawan yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tetapi juga dengan mengurangi jumlah pekerjaan yang perlu dilakukan.

Hasilnya, bermitra dengan outsourcing IT yang dapat mengotomasi, perusahaan yang memakai jasa tersebut dapat menghmeat biaya operasional secara signifikan. Seiring otomatisasi bergerak ke atas rantai nilai proses IT dan ke dalam proses bisnis, ini akan menghilangkan sejumlah besar pekerjaan melalui penghindaran masalah dan pemulihan otomatis. Dengan hal tersebut, sejumlah besar biaiya operasional yang dibutuhkan untuk memberikan layanan IT skala besar dapat dipangkas.

Dimana otomatisasi memiliki dampak terbesar ?

Otomasi memiliki dampak terbesar pada area di mana karyawan mengelola perangkat fisik, seperti otomasi layanan jaringan. Sebagian besar perusahaan melihat penurunan 25 persen rata-rata jumlah sumber daya yang dibutuhkan sebagai hasil otomasi. Namun beberapa layanan IT mengalami penurunan angka 50 persen.

Para praktis menemukan bahwa biaya jaringan dan suara menurun sebesar 66 persen sebagian besar karena konvergensi solusi suara, video dan data yang dibangun dengan kemampuan yang sangat standar dan tervirtualisasi. Ini artinya, lingkungan virtualisasi  merupakan lingkungan yang ideal untuk mendapatkan hasil otomasi yang optimal.

Daftar biaya layanan dan biaya dukungan pengguna akhir menurun sebesar 26 persen karena peningkatan adopsi bantuan mandiri dan dukungan jarak jauh, pengenalan fungsi pemulihan otomatis, dan otomatisasi signifikan terhadap kejadian insiden.

Otomatisasi pada lingkungan skala besar

Sebagian besar otomatisasi hari ini difokuskan pada mengomputerisasi tugas berulang berdasarkan prosedur operasi standar. Namun otomasi yang lebih kompleks mulai muncul denan memanfaatkan kemampuan data mining dan teknologi yang lebih maju. Otomatisasi tingkat tinggi itu bisa membuat keputusan operasional tanpa keterlibatan manusia.

Untuk memanfaatkan otomatisasi yang meningkat dan mengurangi biaya layanan IT, perusahaan harus beralih ke tumpukan teknologi yang terstandarisasi di seluruh organisasi. Semakin banyak klien membakukan hal-hal seperti contoh sistem operasi, antarmuka aplikasi, dan infrastruktur jaringan, semakin mudah untuk mengotomatisasi operasi. Standardisasi berarti lebih sedikit antarmuka, sedikit kompleksitas dan lebih sedikit keputusan yang perlu dibuat, oleh karena itu, menjadi lebih mudah untuk di otomatisasi. Jika tidak, para konsultan IT dapat membantu anda untuk orkestrasi dengan sistem agnostik.

Perusahaan juga harus mendekati alat otomatisasi proses dengan standardisasi dalam pikiran. Penyedia layanan mendorong peningkatan produktivitas ke layanan mereka dengan menggunakan data mining dan pembelajaran mesin untuk menggabungkan dan mengkorelasikan data dan kemudian memperbaiki kualitas dan ketepatan waktu pengambilan keputusan untuk tugas rutin dan berulang.

Perusahaan skala besar dapat mengaktifkan dan melaksanakan transformasi ini dengan melakukan proses standarisasi yang dikawal oleh penyedia layanan teknologi IT yang berpengalaman. Dengan cara tersebut, perusahaan dapat menghemat biaya operasional IT sekaligus meningkatkan produktivitas dan kinerja karyawan.