Lokasi Data Center Dalam Memilih Penyedia Cloud Services

Lokasi Data Center Dalam Memilih Penyedia Cloud Services

Seperti penyedia cloud services Azure, AWS, Google Cloud, dan penyedia cloud lainnya selalu memberikan pilihan kepada penggunanya untuk memakai lokasi data center mereka yang berada di negara tertentu, karena lokasi data center secara geografis yang lebih dekat dengan para pengguna merupakan faktor strategis kelancaran akses bagi para pengguna aplikasi atau operasional bisnis anda.

Lokasi data center secara geografis bahkan merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam menentukan pemilihan data center, terutama untuk para pengguna layanan cloud. Alasan utamanya adalah Kecepatan dan Kelancaran kinerja akses ke layanan cloud tersebut, karena pada umumnya pengguna aplikasi cloud (android/iphone user) akan langsung melupakan layanan bisnis anda jika terganggu beberapa kali walau dalam waktu beberapa menit saja.

Pentingnya Lokasi Data Center Pada Layanan Cloud Services

Lokasi Data Center Dalam Memilih Penyedia Cloud ServicesKecepatan koneksi jaringan internet saat ini berjalan pada kecepatan cahaya yang sangat cepat namun masih sering terjadi delay atau tersendat karena beberapa faktor seperti cuaca, waktu pemrosesan di internet exchange, dan lain-lain. Sehingga dapat dibayangkan jika pengguna di Indonesia dengan tujuan Server yang berada pada colocation data center di Amerika Serikat dengan ping 250 ms dibanding dengan server yang berada pada data center Indonesia dengan ping sekitar 30ms cukup jauh perbedaannya.

Hal ini sangat penting karena dapat menjadi halangan dari sisi pengguna, apalagi koneksi bandwidth di Indonesia belum sebesar di Amerika Serikat yang diatas 10 Mbps per usernya. Mungkin dengan hitungan awal para penyedia jasa aplikasi menemukan bahwa tidak masalah menggunakan cloud service di luar Indonesia namun setelah berjalan beberapa lama dan pengguna meningkat maka faktor downtime dapat sering terjadi.

Dan tentunya jika koneksi internet lambat walaupun latency lebih rendah dapat saja memberikan pengalaman buruk yang dialami oleh pengguna, apalagi jika terdapat konten multimedia yang harus di akses mungkin memerlukan waktu yang lebih banyak untuk buffering.

Inilah sebabnya mengapa konten berat seperti gambar, video, google map, dan sejenisnya ditransfer melalui CDN server yang merupakan jaringan server terdistribusi yang menyimpan informasi sejenis secara geografis sehinga lebih dekat untuk diakses oleh pengguna akhir, akan tetapi CDN jika digunakan untuk konten dinamis (real-time application / streaming video) akan memerlukan penanganan khusus karena caching akan diperlakuakn secara berbeda dari konten statis.

Beberapa Alasan untuk Menempatkan Server di Indonesia

Untuk perusahaan yang memiliki target pasar pengguna di Indonesia, menempatkan seluruh kebutuhan aplikasi pada satu data center dapat memberikan kecepatan akses dari sisi pengguna dan menghemat biaya operasional perusahaan sehingga tingkat ROI jauh lebih tinggi.

Berikut beberapa alasan untuk menempatkan server di Indonesia:

  • Jika mayoritas pengguna berada di satu negara, maka data center yang paling efisien dapat menghasilkan kinterja terbaik bagi sebagian besar pengguna adalah data center di negara tersebut.
  • Beberapa negara termasuk di Indonesia memiliki peraturan tersendiri seperti mengharuskan data sensitif disimpan dalam wailayah geografis Indonesia seperti yang tercantum pada Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012. Jika aplikasi anda memiliki persyaratan ini maka sebaiknya mulailah mempertimbangkan untuk mengalihkan colocation services ke Indonesia sebelum peraturan tersebut memberikan konsekuensi legal.
  • Data center di Indonesia sudah setara secara teknologi, performa dan profesionalitas dengan data center dibelahan dunia manapun, hal ini dapat terlihat melalui standarisasi / compliance yang telah dimilik oleh para data center Indonesia seperti Uptime Tier untuk aksesibilitas dan ISO 27001 untuk standar keamanan.

Saat ini sudah benyak penyedia layanan IaaS di Indonesia yang dapat digunakan oleh para pengusaha online dan pengembang aplikasi cloud, sehingga untuk memenuhi persyaratan PP 82/2012 tidak akan terlalu sulit lagi bagi para perusahaan startup Indonesia sekalipun.

Dan kedepannya akan semakin banyak penyedia data center Indonesia yang mengintegrasikan sistem layanan IaaS disamping jasa colocation service untuk mendukung kemajuan teknologi aplikasi cloud di Indonesia karena penempatan server di Indonesia untuk segmen pasar Indonesia merupakan suatu keharusan secara teknis yang telah dikaji oleh seluruh praktisi di Dunia.