Singapura Akan Blokir Akses Internet Para PNS May 2017

Singapura Akan Blokir Akses Internet Pegawai Negeri Sipil Di Tahun 2017

Sebagaimana ancaman keamanan semakin meningkat secara global, khususnya di wilayah ASEAN seperti bocornya data pemerintah dalam data pemilu di Filipina, pemerintah Singapore mulai melakukan upaya awal sebagai langkah untuk mengamankan aset dan infrastruktur dari serangan keamanan dan pencurian data dengan melakukan blokir akses internet pegawai negeri mereka.

Singapura blokir akses internet pegawai negeri sebanyak 100.000 komputer

Keputusan pemerintah Singapura untuk mencabut akses internet didorong oleh pengaruh ancaman serangan keamanan sistem informasi. Banyak para profesional dan asosiasi di Singapura yang merasa bahwa mereka tidak bisa duduk diam dengan bermodalkan anggapan salah terhadap keamanan.

Keputusan blokir akses internet pegawai negeri di Singapura ini akan berlaku efektif per May 2017, seperti yang di umumkan oleh pemerintah Singapura. Aturan ini akan berlaku untuk semua petugas pelayanan publik di semua instansi pemerintah, kementerian dan penegak hukum di Singapore. Ini akan mempengaruhi hampir 100.000 terminal komputer.

Akses Internet Khusus untuk Para Pegawai Negeri

Namun, para pegawai negeri masih akan dapat mengakses internet melalui perangkat pribadi mereka yang tidak terkait dengan sistem e-mail pemerintah. workstation mereka juga akan tetap terhubung ke Intranet pemerintah. Para petugas akan dapat mengirim email pekerjaan mereka ke akun pribadi mereka, jika diperlukan.

Sumber-sumber pemerintah juga mengatakan petugas yang membutuhkan akses internet untuk pekerjaan mereka akan dikeluarkan komputer yang terpisah untuk penggunaan tersebut.

Langkah yang tidak biasa ini dimaksudkan untuk mencegah potensi kebocoran dari e-mail kantor dan dokumen yang dibagi pakai bersama di tengah ancaman keamanan tinggi. Instansi pemerintah yang memimpin inisiatif ini, uji coba telah dilakukan dengan beberapa karyawan di lembaga tersebut sejak April 2016.

Akses internet merupakan salah satu titik masuk untuk para penyerang, dan dengan memutuskan akses internet secara esensial ini hanya menutup satu jalur yang digunakan oleh para penyerang. Meskipun begitu, dengan mem-blokir akses internet pegawai negeri dapat memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi.

Manfaat pengamanan ini dapat dilihat pada kinerja global instansi pemerintahan di negara tersebut, dengan di tutupnya salah satu pintu masuk serangan, maka dapat mengurangi resiko aplikasi penting seperti kepabeanan dan administrasi pemerintahan yang tetap harus berjalan dari serangan yang dapat mengganggu performa bahkan sampai ditutupnya pelayanan publik sebagai hasil dari kegagalan sistem atau downtime.

Memang para pemerintah di negara-negara ASEAN seharusnya mengikui langkah pemerintah Singapore untuk terus melangkah pada usaha yang tanpa henti terhadap keamanan dan ketahanan data, baik dengan kebijakan, edukasi maupun melalui solusi yang inovatif.

Bagaimana dengan di Indonesia ? mari kita tunggu kabar selanjutnya.. semoga selalu good news from Indonesia

Komentar ditutup.